“Santri ideal”
Assalamu’alaikum wr.Wb.
Bismillahirrohman nirrohim,
Puji serta syukur marilah kita panjatkan kehadirat illahi robbi, yang mana telah memberikan kita nikmat terutama nikmat iman dan nikmat islam, sholawat serta salam marilahkita curahkan kepada nabi akhir jaman ya’ni nabi muammad SAW, yang telah membawa agama islam dari jaman kebodohan menuju jaman yang penuh dengan hal-hal yang modern ini.
Kawan kawan ku..
Ketahuilah, kita sebagai santri di madrasah tsanawiyyah ini harus tau bagaimana seharusnya santri yang ideal itu, dan insya allah saya akan membahas bagaimana seharusnya santri yang ideal itu.
Kita mungkin sudah sering sekali melaksanakan upacara yang di namakan upacara bai’at.Di dalam upacara ini kita sering membacakan 15 janji yang harus kita patuhi dan kita amalkan, seandainya 15 janji dalam upacara yang sering kita lakukan ini selalu kita amalkan insya allah, kita bisa jadi santri yang ideal.
Saya akan coba bahas satu persatu janji dalam teks bai’at :
1. Aku berjanji kepada guruku
Dalam poin yang pertama ini, mungkin sudah ga usah di bahas lagi karna kita juga sudah tau dalam bai’at ini kita berjanji kepada guru dan sekaligus kita berjanji kepada allah.
2. Aku akan ta’at kepada guruku
Di poin yang kedua, kita di haruskan untuk menta’ati seseorang yang memberikan ilmu, yaitu guru. Santri yang ideal akan selalu menta’ati apa yang selalu guru perintahkan, mengerjakan tugas, memperhatikan denagn baik ketika belajar, selalu bertanya saat tidak mengerti, dan memberi salam ketika bertemu dengan guru.
Ketika poin yang ke dua ini dapat di amalkan dengan baik saya yakin pasti guru atau yang sering kita sebut dengan asatidz akan senang mengajar anak yang mempunyai akhlak sebagai santri yang ideal, apalagi santri itu ganteng/cantik, (wess ke ge eran) guru akan jadi semakain betah deh ngajar kita.
3. Aku akan menghormati guruku
Dan poin yang ketiga ini mengharuskan kita untuk menghormati guru yang telah memberikan kita ilmu, di jaman sekarang ini banyak santri yang sudah berani tidak menghormati kepada guru, sampai-sampai ada kasus guru mengeluarkan air mata karna akhlak santri yang bobrok.
Selain dengan cara sopan kepada guru cara menghormati guru juga dengan mengerjakan tugas-tugas, nah dengan mengerjakan tugas ini kita sudah menghormati guru yang memberikan ilmu kepada kita, artinya yang ga ngerjain tugas tidak menghormati gurunya.
Salah seorang ustadz berkata dalam tausiah bai’at “santri yang ga hormat kepada gurunya maka ilmu yang di ajarkan kepada santri itu ga akan jadi manfa’at” itulah yang di katakannya, serem juga tuh,,
4. Aku akan berbuat baik kepada kedua orang tuaku
Kita harus ingat dengan poin yang satu ini, berbuat baik kepada orang tua, kita di anjurkan tidak hanya berbuat baik saja tapi juga mematuhi, mentaati, menghormati, pokoknya yang baik baik deh buat orang tuamah.
Di sekolah aja kita harus berbuat baik kepada orang tua, biasanya santri yang suka berbuat baik kepada orang tuanya akan selalu baik kepada guru dan teman-temannya (buktiin aja), orang tua adalah dua sosok yang sangat kita sayangi, “btull?”, mereka lah yang mengasuh kita sejak kita lahir ke dunia ini, maka kita harus berbuat baik kepada orangtua kita, sebagai tanda balasn kebaikan orang tua kita.Siap untuk berbuat baik kepada orang tua my friends?
5. Aku akan bersungguh-sungguh dengan ikhlas
Nah, poin ini nih yang susah untuk kita amalkan, terutama ketika kita lagi asyik maen atau ngobrol atau santai atau apalah, ada yang minta bantuan kepada kita, ukhh, terasa berat badan ini ketika kita ingin membantu.
Akhlak yang seperti tadi itu harus kita buang jauh-jauh, agar kita jadi santri yang ideal, kita harus mengerjakan semua hal dengan ikhlas, agar sebuah pekerjaan itu terasa mudah, dan jangan lupa juga untuk bersungguh sungguh, tanpa itu semua pekerjaan yang kita lakukan akan sia-sia, tidak akan menjadi hasil yang maksimal, kita akan kecewa kalau hasil yang kita kerjakan itu jelek karna ulah kita yang tidak sunguh-sungguh.
6. Aku tidak akan pernah berbohong
Waduh,apalagi poin yang ini, berat banget coy, saya jamin pasti santri yang ada pada abad ini, pernah melakukan apa yang namanya bohong, maka kita sebagai umat musim harus saling mengingatkan agar tidak berbohong, dan juga harus ada niat dalam diri kita untuk tidak berbohong lagi. Ok brad?
7. Aku tidak akan pernah berkelahi
Alhamdulillah, poin yang ini sudah bisa di cegah meskipun masih ada saja santri yang berkelahi, senernya kalau kita bisa menahan emosi untuk tidak berkelahi, maka kita dapat merasakan betapa nikmatnya hidup dalam lingkungan islam, damai, tentram, pokoknya enak deh, inget “laa taghdob”.
Biasanya perkelahian datang dari amarah, hawanafsu, dan keinginan kita untuk berkelahi, maka cara yang efektif untuk itu adalah : ketika kita marah kita langsung ambil air untuk wudhu, karna dengan wudhu hati kita insya allah jadi tenang.
8. Aku tidak akan menghina orang lain
Poin ini sudaha da dari jaman fir’aun naik becasampai SBY naik onta. Tau ga? Salah satu penyebab perkelahian adlah saling menghina, makanya kita jangan menghina, dunia islam akan lebih jauh terasa indah apabila kita tidak saling menghina.
Poin inilah (menurut saya) yang menjadi pondasi santri ideal, kenapa? Karna ketika kita tidah menghina atau dengan menjaga perkataan kita, insya allah semua orang akan suka dengan akhlak kita ini, hanya dari perkataan kita bisa tau pribadi seseorang, iya ga?
9. Aku akan sholat setiap waktu
Kalau yang ini sudah jelas, kita emang udah di wajibkan untuk sholat setiap waktu, ini bukan peraturan sekolah coy, ini peraturan dari allah. Jadi kenapa harus di bahas lagi? Kita juga belajar di sekolah kalau sholat itu wajib, dan yang meninggalkan sholat, maka konsekuensinya adalah dengan allah langsung.
10. Aku akan membaca al-qur’an setiap hari
Kalau yang ini mungkin termasuk kategori yang susah juga, kenapa? Karna biasanya kalangan kita ya’ni kalangan remaja males untuk membuka al-qur’an yang menjadi pedoman hidup umat islam, kita lebih asyik baca komik, majlah dal lainnya.
Padahal, dengan membaca qur’an hati kita akan tenang, keimanan dan ketakwaan akan bertambah, dapet pahala lagi. Enak kan baca al-qur’an? Kenapa engga kita baca al-qur’an?
11. Aku tidak akan pernah merokok
Huhuy,, poin ini biasanya di langgar oleh kalangan putra, biasanya santri yang merokok hanya ingin merasa dirinya jago, padahal dia itu lemah, kenapa? Karna ketika santri itu merokok, konsekuensinya dalah paru-paru rusak.
Udah tau bahaya masih aja di hisep! Kalau emang kamu mau jadi santri yang ideal maka tinggalkan tuh yang namanya rokok, oke brow?
12. Aku akan meninggalkan kejelekan-kejelekan baik yang tampak ataupun tersembunyi
Kalau poin yang ini, sangat cocok banget dengan kehidupan santri masa kini, banyak santri yang melakukan kejelekan-kejelekan, ada yang melakukannya dengan terlihat dan banyak juga melakukannya dengan tersembunyi.
Nah kita bahas yang tersembunyi aja dulu, karna kalau yang terlihat pasti kita bisa tegur atau kita cegah, kalau yang tersembunyi? Wess bahaya banget tuh, makanya, kalu mau jadi santri yang ideal harus inget “allah maha melihat” jadi ketika ada di mana saja termasuk di wc sekalaipun akan kelihatan, dengan mengingat bahwa allah maha melihat kita bakal jadi takut dan pasti jadi malu kalau kita tau allah melihat kelakuan kita itu, apalagi kan kita udah mau jadi santri yang ideal. Malu sama status gitu,,
13. Aku tidak akan pernah memperlihatkan perhiasan kecuali yang tampak
Nah biasanya ini berkaitan dengan santri putri, soalnya yang biasa pake perhiasan apalagi berlebihan itu putri, kalau ada santri putra pake perhiasan kaya gelang, kalung, cincin, bahkan anting, kita golongkan aja mereka itu sama bencie,,oke kembali ke jalan yang lurus.
Allah tidak menyukai orang yang suka berlebih-lebihan, maka dari itu cukup kali dengan modal wajah yang cantik juga, ga usah ada tambahan yang lain yang bikin kita berat buat bawanya, ribet banget kan kalau kita mesti bawa kalung 50kg, gelang 35kg, cincin 20kg, anting 25kg? huh ribet banget deh, so’ jangan pake perhiasan berlebihan ok!
14. Tidak ada suatu kumpulan yang bertiga kecuali allah lah yang ke empat, dan tidak ada satu kumpulan yang berlima kecuali allah lah yang ke enam
Biasanya kalangan santri remaja slalu membuat kelompok atau bahasa lainnya nge-gank, yang dimana santri-santri ini yang terdiri dari 2 orang atau lebih slalu bermain bersama, mereka sebut sih best friends, tapi kita sebagai santri ideal harus tau dong gimana seharusnya ketika kita berkumpul, kita harus memasukan allah dalam kumpulan kita itu.
Kebanyakan santri ketika berkumpul dengan teman-teman yang lain itu, tidak ingat akan adanya allah di sisi mereka, mereka lupa akan agama, mereka berkumpul hanya untuk kesenangan dunia, berfoya-foya, tidak ingat waktu, dan lainnya. Masya allah, smoga kita ga kaya gitu, so’ inget aja ketika kita berkumpul masukan allah sebagai salah satunya agar kita slalu ada dalam perlindungannya. Amien,,
15. Dan tidak ada satu kumpulan yg sedikit ataupun banyak dari hal itu, kecuali allah bersama-sama dimanapun mereka berada
Poin yang terakhir ini lanjutan dari poin yang ke-14 jadi sama aja deh, pokoknya saya ngingetin sekali lagi, masukan allah sebagai salah satu dari kita ketika kita berkumpul OK!!
Alhamdulillah ke-15 poin bai’atyang sering kitabaca ini sudah saya bahas, semoga kita bisa menjadi santri yang ideal, yang dapat di percaya, di sayang, di sukai oleh guru-guru yang ada di sekolah, dan juga semoga dengan ini akhlak santri semua bisa berubah, ingat ya “kita adalah santri” dan kita ingin menjadi “santri yang ideal” dengan menjadi santri yang ideal insya allah kita bisa merasakan bagai mana indahnya hidup dalam lingkingan islam.
Mungkin hanya itu yang bisa saya sampaikan pada kesempatan kali ini, apabila ada kekurangan datang dari saya dan kelebihan hanya milik allah, wabillahi taufik wal hidayah.
Wassalamu’alaikum wr.wb
-ilman syahid al-kautsar-
-IX.3-